Kesan yang saya rasakan selama ikut kelas non fiksi adalah, keteteran. Ya ampun, rasanya tiada hari tanpa utang tulisan. Antara cemas, lelah dan penasaran. Bisa nggak ya menuntaskan apa yang sudah dimulai? Tapi, kalau harus menyerah, kok ya enggak tega. Apalagi pije kelas nonfiksi sudah berbaik hati memberi kesempatan membayar semua utang pekan sebelumnya pada hari terakhir ini. Makanya, walau terasa berat, tetapi komitmen harus dipegang. Siap memulai, maka harus siap menuntaskan. Walau tersaruk, pada akhirnya, utang delapan postingan bisa juga tuntas dalam dua hari. Entah apa yang merasukiku. 😁 Mungkin karena semangat teman sekelas yang begitu melimpah ruah, hingga saya yang notabene jarang hadir tepat waktu saat materi berlangsung sekalipun, masih kecipratan semangatnya. Banyak materi per-blogan yang kami dapat di kelas ini. Walau sejujurnya, saya baru sebatas membaca sebagian kecil teorinya, dan belum mulai mengaplikasikannya....
Hanya jalinan kata yang semoga BERMAKNA walau tak SEMPURNA. Berbagi lewat pena, merenungi kisah, memaknai hidup, menorehkan ide, menikmati problema, apapun bentuknya, just sHAre with woRDs