Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label Parenting

Menumbuhkan Sikap Kemandirian pada Anak Usia Dini

Kemandirian merupakan salah satu aspek kehidupan yang tak bisa dilepaskan dari proses pembelajaran anak usia dini, sebagai pembekalan diri dalam menjalani kehidupan di masa depan. Doc pribadi Menurut KBBI, mandiri artinya dalam keadaan dapat berdiri sendiri, tidak bergantung pada orang lain. Sementara kemandirian, menurut pakar psikologi, Soetjiningsih (1993) didefinisikan sebagai perilaku yang ditandai oleh adanya aktivitas sendiri, kepercayaan diri, inisiatif dan tanggung jawab. Dari pengertian tersebut, dapat kita simpulkan bahawa terdapat empat aspek penting dalam sikap kemandirian, yaitu: Aktivitas sendiri Seorang anak bisa dikatakan mandiri, ketika ia mampu bertindak atas kehendaknya sendiri. Ia tidak takut untuk menyuarakan keinginannya. Lewat pelatihan kemandirian sejak usia dini, maka anak akan memiliki rasa percaya diri yang tinggi, ia tidak takut untuk mengutarakan keinginannya sekaligus sanggup menyelesaikan setiap persoalan atau masalah yang dihad...

Ide Main: 4 Aktivitas Bermain yang Bisa Menstimulasi Kemampuan Motorik, Sensorik dan Kognitif Anak.

Pada postingan yang lalu , telah dipaparkan apa urgensi stimulasi sensorik, motorik dan kognitif pada anak usia dini. Mempertimbangkan manfaat besar yang akan kita dapatkan, maka sebagai ibu, kita wajib memfasilitasi aktivitas yang bisa menunjang kebutuhan ananda dalam menstimulasi ketiga elemen tersebut. Ada banyak ide bermain yang bisa kita kembangkan, dengan menyesuaikan minat, bakat dan usia anak tentu saja. Intinya, setiap aktivitas main yang akan mereka lakukan, haruslah sesuatu yang memang mereka sukai, nikmati dan lalui dengan perasaan bahagia. Jangan sampai, demi memenuhi ambisi menstimulasi kemampuan motorik, sensorik dan kognitif tersebut, kita memaksakan suatu aktivitas yang justru bikin anak bete dan tak nyaman. Tugas kita hanya memfasilitasi kebutuhan dan keinginannya, sekaligus mengarahkan, agar proses bermain bisa lebih dioptimalkan kemanfaatannya. Namun, tidak dengan memaksakan kehendak pada anak.  Misalnya, kita sudah capek-capek ...

Menumbuhkan Minat Belajar pada Ananda lewat Bermain di Alam

Musim penghujan sudah mulai menyapa. Suhu lingkungan yang semula begitu menyengat, bahkan di pagi hari sekalipun, kini semakin bersahabat. Anak-anak yang biasanya anteng main di dalam rumah, kini mulai tertarik untuk kembali bereksplorasi  di halaman belakang rumah. Seperti di pagi yang cerah, beberapa hari yang lalu. Seperti biasa, sepagian sebelum mandi mereka sejenak menikmati udara pagi di halaman belakang rumah. Entah sekedar saling berkejaran, memanjat tempat jemuran pakaian, atau bahkan bermain tanah. Namun, ada yang istimewa pagi itu. Sekilas tatapan ibu terpaku pada satu tanaman yang tampak tak lagi berdaun. Setelah diperhatikan semakin dekat, rupanya ada penghuni istimewa di sana. Ya, ada beberapa ulat hijau yang berjalan di sepanjang rantingnya. Di sisi lainnya, bahkan ada yang telah bertansformasi menjadi kepompong. Anak-anak yang ikut memperhatikan, terlihat begitu tertarik. Mereka menampakkan wajah penuh penasaran. Tanpa henti mulutnya saling be...

Mengenal Stimulasi Sensorik, Motorik dan Kognitif pada Anak Usia Dini

Setiap anak harus melalui serangkaian 'milestone' yang harus ditempuhi agar tumbuh dan berkembang secara paripurna. Namun, terkadang, karena ketidaktahuan, secara tak sengaja, kita justru mematahkan potensi ananda. Misalnya saja, ketika ia ingin bermain tanah, dengan serta merta kita melarangnya dengan alasan kotor lah, banyak kuman lah, tidak higienis lah, dan sebagianya. Namun, tahukah moms, ternyata bermain tanah bisa menstimulasi kemampuan sensoriknya, yang justru sangat penting dalam masa tumbuh kembangnya. Atau ketika anak berlari kesana kemari, melompat, memanjat, berlarian, kita gemas ingin menariknya dan memaksanya untuk duduk manis. Nah, kalau ini berkaitan dengan kemampuan motorik. Aktivitas bergerak ternyata merupakan bagian dari stimulasi motorik kasar yang juga penting dalam masa tumbuh kembangnya. Ternyata dalam masa tumbangnya, tidak hanya segi kognitifnya saja yang harus menjadi perhatian. Karena ketiga faktor tersebut, sensorik, motorik dan ko...

Resume Tanya Jawab Kulwapp Kreatif Bermakna Tips Bermain Anak Usia Dini

Pada postingan sebelumnya , saya sudah sampaikan resume materi dari Kulwapp Kreatif Bermakna Tips Bermain Anak Usia Dini yang diselenggarakan oleh Kursusku.id . Nah, kali ini, akan saya sajikan resume tanya jawab dari kulwapp tersebut. Ada 20 pertanyaan yang telah disampaikan kepada pemateri. Berikut rangkumannya, selamat belajar. 🙏 Tanya :  Kak contoh permainan untuk anak usia >1th gimana ya? Jawab: Anak usia 1 tahun setahu yang saya pahami, pada usia ini anak sedang belajar untuk mengenali diri, mengenali orang terdekat, memahami bahwa dirinya adalah suatu objek hidup. Hal yang bisa dijadikan stimulasi diantaranya: permainan yang berhubungan dengan gravitasi, contohnya ayunan untuk bayi, belajar berjalan dengan lebih sering/ bisa diajak jalan-jalan keliling rumah/ komplek, diajak ngobrol/ bercerita/ dibacakan buku cerita. Di tahap ini juga anak sudah memasuki fase MPASI, untuk menghindari adanya  picky eater  bunda bisa menyiasatinya dengan car...

Resume kulwapp Kreatif Bermakna: Tips Bermain Bersama Anak Usia Dini

Beberapa hari lalu, saya berkesempatan untuk mengikuti kulwapp dari kursusku.id .  Kursusku adalah platform pemesanan kursus yang membantu Bunda dan calon Bunda untuk memesan kursus sesuai kebutuhan. Kursusku merupakan salah satu startup binaan Universitas Indonesia yang memiliki visi memberikan sarana edukasi terbaik bagi perempuan di Indonesia. Jadi, bagi para bunda yang ingin terus memantaskan diri menjadi perempuan dan orangtua terbaik, kursusku akan memfasilitasi para bunda untuk terus upgrade ilmunya. 🥰 Untuk info jadwal kulwapp lainnya, baik yang free mau pun berbayar, silakan ikuti akun instagram  Kursusku agar tak ketinggalan update info terbarunya. Nah, kali ini kita belajar bareng Kak Kimel.  Profil Kak Kimel Alhamdulillah, mendapat izin dari tim kursusku untuk menyebarluaskan materi penuh gizi ini, dengan tetap mencantumkan sumbernya, tentu saja. Berikut resume materi kulwapp Kreatif Bermakna: Tips Bermain Bersama...

Mengenal Tiga Metode Kekinian dalam Mendampingi Tumbuh Kembang Ananda

Dalam era teknologi, percepatan kemajuan dan  pengembangan ilmu pengetahuan kehadirannya tak bisa dipungkiri. Bahkan dalam pengasuhan anak, ada gap atau kesenggangan antara generasi pra milenial hingga generasi Z.  Banyak perkembangan teori ilmu parenting yang semakin beragam. Ditambah lagi dengan kemudahan akses informasi via internet, maka memungkinkan masuknya metode-metode baru yang berkembang dalam masyarakat dunia ke negara Indonesia secara cepat dan massive. Siapa sih generasi Z ini? Berdasarkan beberapa sumber informasi, pembagian generasi tersebut diambil dari rentang tahun kelahiran. Misalnya, generasi Y, alias generasi milenial, ialah mereka yang lahir dalam rentang tahun1980 hingga pertengahan 1990. Sedangkan generasi Z terlahir pada rentang usia 1995 hingga medio 2000. Maka, generasi Z ini kemungkinan besar terlahir dari orang tua milenial. Generasi milenial adalah generasi pertama yang mencicipi era digital saat usia pra h...

SehatQ Sahabat Keluarga dalam Menjaga dan Merawat Kesehatan

Berdasarkan data yang dirilis oleh Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII), dari total populasi penduduk yang mencapai 264,14 juta orang ternyata ada 171,17 juta di antaranya yang terhubung jaringan internet sepanjang 2018.  Data jumlah pengguna internet 2018 ini merupakan kerja sama APJII dengan lembaga survei Polling Indonesia, di mana keduanya telah menjalin kemitraan soal survei pengguna internet RI ini sejak 2016. ( Detikinet ) Terlebih dengan hadirnya revolusi industri 4.0, memungkinkan perataaan digitalisasi di segala sektor kehidupan: pendidikan, ekonomi, literasi, bahkan kesehatan. Tak jarang, ketika mendapati  keluhan kesehatan, kita akan lebih dulu mencari informasi via internet, sebelum berobat. Dengan karakter masyarakat era digital yang ingin serba cepat, mudah, praktis dan instan, tentu akses informasi via internet yang bisa mengakomodasi keempat hal tersebut pada akhirnya menjadi pilihan yang dianggap paling sesua...