Langsung ke konten utama

Postingan

Parenting yang efektif adalah keteladanan

Ingin anaknya pinter ngaji, tapi bapak ibunya gak pernah ngaji. Pengen anaknya rajin solat berjamaah, tapi bapak ibunya gak mengenalkan dan membiasakan sejak dini.                 Pingin anaknya begini begitu, tapi bapak ibunya gak ngasih teladan. How come???? Hellloooow.... Parenting itu bukan sekedar teory tapi juga practically, kalo bapak ibunya gak ngasih teladan, gak memfasilitasi, Gak mengkondisikan, tapi pengen ujug ujug anaknya jadi anak yang soleh, taat, cerdas, baik hati, dsb dsb dsb.... How come? Parenting itu hanya akan efektif dengan keteladanan, pembiasaan, pengkondisian dalam lingkungan dari yang terkecil yaitu keluarga hingga lingkungan lebih luas dengan sinergi kedua orangtuanya. Bukan salah satunya. Ingat, sinergi keduanya. Jadi parenting yang efektif itu dimulai dalam keluarga, yaitu keteladanan dari ayah ibunya. Keduanya. Memberi contoh nyata, bukan sekedar membacakan, memerintah, menuntut, dan berambisi. Anak harus begin...

Hakikat rezeki

Rezeki itu apa? Sesuatu yang membuat kita bahagia. Bukan hanya dalam bentuk materiil. Bisa jadi dalam bentuk moril dan spirituil. Contohnya anak yang soleh. Adalah rezeki. Istri yang solehah adalah rezeki. Nikmat iman dan islam adalah rezeki. Harta yang berlimpah adalah rezeki jika diiringi keberkahan. Karena jika harta berlimpah tapi gak berkah, ia sejatinya hanyalah tumpukan materi tanpa makna dan tak bisa membuat anda bahagia. Harta berlimpah, namun hidup carut marut, sakit sakitan, keluarga cerai berai, dikelilingi orang yang penuh dengki, dilingkupi perasan waswas sepanjang hari. Tak ada kebahagiaan. Maka sejatinya itu bukanlah rezeki, tapi kesia siaan. Harta mungkin bisa membuat kita merasa senang tapi belum tentu membuat kita merasa bahagia. Ya, rezeki itu sesuatu yang membuat kita bahagia. Walaupun tidak selalu dalam bentuk harta yang berlimpah. Syukurilah jika anda masih memiliki sesuatu yang membuat anda bahagia, maka itulah rezeki yang anda punya. Semakin banyak hal ya...

Sang kapten

Dalam dunia olah raga beregu, pada setiap tim selalu ada yang namanya kapten. Tugasnya apa? Mengatur, menyemangati, dan mengembalikan (pada jalurnya). Dalam pertandingan, jika situasi sudah tak kondusif, lelah, pesismis, tak kompak, maka tugas kapten adalah mengembalikan permainan pada jalurnya, memberi semangat, mengkondisikan agar situasinya lebih kondusif, memberi motivasi, mengubah pesimis menjadi optimis. Tak heran, bila kita mendengar beberapa pertandingan olahraga yang permainan justru berbalik, ketika kapten mampu membuat anggotanya kembali bersemangat dan mengkondisikan keadaan menjadi berpihak pada timnya. Ketika prediksi kekalahan di depan mata, namun kebangkitan justru membalik kemalangan menjadi sebuah kemenangan. Maka sosok Kapten sangatlah berperan dalam menentukan setiap langkah untuk mencapai kemenangan (goal, tujuan) Begitupun dalam keluarga. Suami, ayah adalah kapten yang perannya sangat penting dalam mencapai tujuan berkeluarga. Maka, sebagai kapten, seorang ay...

kau sempurnaku

Caramu menatapku membunuhku, mendadak lidahku kelu, hanya mampu bergumam panjang dalam hati "Tuhan, mengapa hatiku berbunga?". Entah mengapa, hanya sekelebat terlintas dalam benak ; "You're my guardian angel". Awal jumpa denganmu biasa saja, tak ada yang istimewa. Postur tubuhmu yang pendek, geligi yang tak beraturan, warna kulit yang pucat. Tak ada yang menarik. Hanya satu mungkin yang membuatku tak lepas menatap wajahmu, ketika senyummu merekah, kau tampak sangat manis dengan lesung pipit itu. Aku terpesona hanya karena lesung pipit itu? Gila! Ini sungguh gila, bukan?!? Namun cinta memang gila, tak rasional, dan sulit dipahami. Kau tahu, semakin ku mengenalmu, maka rasa cintaku padamu semakin mendalam. Kau sempurnakan hidupku. Bukan, bukan dengan kesempurnaan fisik yang kini begitu diagung agungkan khalayak ramai, namun sikapmu yang telah meluluhkan hatiku. Walau harus kuakui, semuanya berawal dari lesung pipitmu yang entah mengapa membuatku terpikat. ...

sahabat bilang cinta

Hembus sepoi angin menerpa kudukku, sejuk dan menyegarkan. Perasaan ini kembali mengingatkanku akan episode berbunga di masa lalu. Masa ketika kau dan aku kerap menghabiskan waktu bersama. Tak ada kata cinta disana, namun kebersamaan ini tetap membuatku mengawang. Kau dengan segala kesempurnaan yang kau miliki, tiba tiba datang menawarkan persahabatan. Aku sempat terpana, namun kesempatan tak akan pernah menghampiri dua kali, bukan? Maka dengan penuh sorak sorai dalam hati segera saja kuterima tawaranmu dengan penuh binar. Kaupun tersenyum manis dan mengucapkan kata terimakasih dengan tulus saat kubilang "Baiklah...". Ku ulurkan tangan, ku rapalkan dengan fasih namaku "Aura Salsabila". Kau pun sambut dan jabat tanganku dengan antusias sambil menyebutkan namamu penuh semangat, "Dhika Anggara". Dan hari hariku kemudian menjadi penuh warna. Kerap kau berceloteh tiada henti, membuat telingaku pengang, namun hatiku berbunga. Tak sedikitpun ku berkeluh, han...

Dari “Binatangnya mana?!?” hingga “hape manaaaaaa??????”

Rencana liburan sudah jadi tema diskusi kami bersama sahabat open little josh lainnya sejak akhir bulan lalu, namun hanya sekedar wacana, karena sampai menjelang hari H tak juga diperoleh keputusan final. And finally, “hanya yang serius” yang berani mewujudkannya. :-P Minggu, 17 november 2013, kami membuktikannya, tetap teguh menjalankan rencana walau jadinya hanya berdua, tanpa cowok2 open little josh. ^_^V Pagi, skitar pukul 09:15 bersiap bertolak dari wtc serpong menuju stasiun serpong, mengantri membeli tiket, menumpang kereta api untuk sampai di kebayoran dan kemudian naik metromini ke arah blok M disambung busway menuju Ragunan. Its so long long long journey, padahal tangerang-jakarta kan tetanggaan... L Tiba di Ragunan saat adzan dzuhur menjelang, dan disambut dengan derasnya hujan yang tiba-tiba datang tanpa diminta. Selepas shalat, hujanpun mereda, dan here we go! Ragunan zoo park, we’re comiiiiiing........ Masuk pelataran dalam setelah terelebih dahulu memb...

Antara Pari dan Pulau Tidung

Beberapa hari lalu, tepatnya tgl 07-08 September 2013, ber 16 kami menjelajahi pulau pari, Kepulauan seribu.  Kenapa di awal saya katakan antara pari dan pulau tidung?  Tak lain hanya karena saya blum smpat mnceritakan keceriaan perjalanan ke pulau tidung yang sdh bjalan setahun yg lalu. Ya... Saya memang sempat 'malas' menuliskan bagaimana serunya menghabiskan waktu 2d1n di tidung pada 8-9 september stahun yg lalu... Hanya saja untuk skedar mengingatkan kembali moment moment yg smpat terlupa, maka 2 trip, yg serupa tapi tak sama ini, sya rangkum dalam satu *judul*              Kedua trip ini secara kebetulan dilakukan pd bln september awal, dan sprti pjlanan pulau lainnya, mau tk mau kami pun harus 'menumpang' kapal yg hndak mnyebrang ke pulau yg kami tuju... Kapal bertolak dari muara angke mnuju pulau. Dengan waktu sekira 2 jam, kami harus rela terombang ambing di lautan luas hingga tiba di dermaga p...