Langsung ke konten utama

bait2 _hikmah

  • Renungan I
bukan karena hari ini indah kita bahagia, tapi karena kita BAHAGIA maka hari ini menjadi indah...
bukan karena tidak ada rintangan kita menjadi optimis, tapi karena kita OPTIMIS maka rintangan menjadi tidak ada...
bukan karena mudah kita yakin bisa, tapi karena kita YAKIN BISA maka semuanya menjadi mudah...
bukan karena semua baik-baik saja kita dapat tersenyum, tapi karena kita TERSENYUM maka semua menjadi baik...

  • Renungan II
jika semua yang kita kehendaki harus kita miliki, darimana kita belajar KEIKHLASAN???
jika semua yang kita inginkan harus segera terwujud, darimana kita belajar KESABARAN???
jika semua doa yang kita panjatkan langsung dikabulkan, bagaimana kita belajar BERIKHTIAR???
jika kehidupan kita selalu bahagia, bagaimana kita dapat mengenal Allah Swt lebih dekat???
tetaplah YAKIN dan PERCAYA bahwa segala ketentuanNya adalah yang TERBAIK untuk kita.

  • Renungan III
sahabatku...
ketika kau merasa lelah dan tak berdaya dari usaha yang sepertinya sia-sia...
Allah tau betapa keras kau berusaha.
ketika kau tengah menangis sekian lama dan hatimu masih terasa sedih...
Allah sudah menghitung tetesan air matamu.
ketika kau sangka bahwa kau sudah mencoba segalanya dan tak tau harus berbuat apa lagi...
Allah memiliki jawabannya:
"Dan Allah sekali-kali tidak lengah dari apa yang kamu kerjakan" (2:7)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Lintang, Sang Penghibur

Pixabay Hai namaku Lintang.  Ini kisahku dengan seseorang yang sangat aku sayangi... Orang-orang mengenalnya sebagai penemu alat pembunuh kanker yang kini sedang menjadi pembicaraan banyak kalangan. Katanya dia bergelar Profesor Doktor. Tapi ia memperkenalkan diri sebagai 'War' padaku saat kita pertama kali berbincang. Karena kupikir ia terlihat sangat dewasa, dengan kacamata yang bertengger manis di hidungnya, memberi kesan begitu 'pintar', maka kuputuskan untuk memanggilnya "Papi War". Namun, tahukah kalian, pertemuan pertama kali dengannya adalah ketika ia sedang menunggu bus di salah satu halte.  Ia terlihat basah kuyup. Memang hari itu hujan deras tengah mengguyur kota.  Aku terduduk lemas di sampingnya, menatap jalanan yang mulai tergenang air hujan. Sekilas ia menoleh padaku. Akupun menoleh padanya. Namun dia hanya diam saja. Akhirnya kuberanikan diri saja mengajak dia bicara terlebih dulu. Awalnya ia cuek ...

Mengenalkan Literasi Sejak Dini Lewat Program 'Duta Baca Cilik'

Sejak tujuh hari yang lalu, saya telah mendaftarkan Abang dalam kegiatan literasi bertajuk 'Duta Baca Cilik' yang infonya saya dapatkan melalui sebuah postingan di Facebook.  Begitu membaca, saya langsung tertarik untuk ikut serta, walaupun saya belum yakin, apakah bisa konsisten mengikuti rule yang diberlakukan, karena kebetulan pada saat yang bersamaan, saya sedang memegang banyak amanah yang harus ditunaikan. Namun, demi menemukan kembali ritme kebersamaan bersama duo krucil, saya pun 'menerima' tantangan ini. Dan, sejak Senin lalu, resmilah kami sebagai bagian dari peserta 'Duta Baca Cilik'. Sebuah kegiatan literasi, dimana, kami, para peserta, diwajibkan untuk membaca atau membacakan buku setiap hari.  Sebuah gerakan, yang memiliki tujuan untuk saling mendukung dan memotivasi para Ibunda dalam mengenalkan literasi sejak dini dengan pembiasaan membaca / membacakan buku setiap hari kepada buah hatinya. Bagi saya, ini kesempatan em...

Menggali Potensi Diri dengan Menulis Antologi

Pict: Pixabay Bismillahirrohmaanirrohiim... Tahun ini adalah tahunnya panen buku antologi. Huaaa... ini bahagianya campur-campur sih. Antara senang tapi gemes, soalnya perbukuan ini kok ya launchingnya hampir berbarengan... *kekepindompet Terlepas dari itu, ya pastinya saya sangat bersyukur dong, sekaligus bangga, ternyata saya bisa mengalahkan bisik ketakutan dalam diri yang merasa tak mampu, malas hingga cemas. Bisa nggak ya? Bagus nggak ya? Laku nggak ya? *ups Sebenarnya, dari awal, tujuan saya ikut berkontribusi dalam even nulis buku bareng ini, hanya karena ingin punya karya, yang kelak bisa juga membuat saya, setidaknya merasa bangga dan bersyukur pernah berkontribusi dalam membagikan kemanfaatan dari apa yang saya miliki.  Entah pengetahuan walau cuma seuprit, atau pengalaman yang baru seumur jagung, atau sekedar curahan hati yang bisa diambil hikmahnya oleh yang membaca. *semoga 🤲 Makanya, saat launching buku, saya tidak ngoyo ...